Networking Basic – Belajar Network
Sudah hampir dua bulan saya tidak sempat menyetuh blog kesayangan ini. Maklum tiba-tiba saya ketiban rejeki besar harus handle project IT infrastruktur di bebera kota di Indonesia, seperti Manado, Makassar dan Bali. Nah, sekarang ketika agak santai mungkin saatnya saya nge-blog lagi.
Kali ini saya mau ngomongin tentang networking basic yang harus dikuasi jika Anda akan berkecimpung di dunia IT. Belajar networking artinya anda harus menguasai prinsip dasar tentang network. Ada beberapa catatan saya ketika saya berhbungan dengan vendor yg saya gunakan untuk instalasi network di project.
- Gunakan IP Private saat anda mendesain jaringan lokal di manapun. Anda bisa memilih kelas A, B atau C yang sesuai dengan kebutuhan IP di jaringan Anda. Dalam kasus saya dimana total site di seluruh nusantara yang harus saya buat kurang lebih ada 70 rumah sakit, dimana setiap rumah sakit mungkin membutuhkan alokasi IP sebesar 2000-3000 host, maka tentu saya memilih kelas A, yaitu 10.0.0.0/8. Landasannyaadalah RFC dari IETF nomor 1918. http://www.ietf.org/rfc/rfc1918.txt
- Setelah kita menentukan pada tahap pertama di atas, maka kita harus bisa membagi network tsb menjadi beberapa sub network (VLAN). Nah untuk menghitung hal spt ini, maka dari pada menghitung sendiri secara manual, maka saya menggunakan tools aplikasi sub network calculator yg banyak tersedia di iOS maupun Android. Atau anda bisa menggunakan VLSM CIDR Subnet Calculator
Kita juga harus bisa menggambarkan jaringan yang dibuat ke dalam gambar topologi yang jelas. Dalam sebuah gambar topology jaringa, jangan lupa untuk mencantumkan IP address dari networking device yg ada di gambar spt access switch, distribution atau core switch juga router nya.
Oh ya, jika Anda bekerja di dunia IT, maka saya sarankan Anda belajar basic networking. Seminim minimnya Anda harus mempelajari CCNA. Karena selain basic network seperti memahami IP, prinsip 7 layer OSI, Anda juga harus bisa paling tidak melakukan konfigurasi cisco switches dan juga router. Untuk router sendiri paling tidak statik routing, EIGRP, OSPF bisa anda lakukan konfigurasinya.
Beberapa perintah di Cisco juga perlu anda kuasai untuk melakukan trouble shooting.
Ok deh, segini dulu… nanti dilanjut lagi.
Salam
Yuan
Nb. Untuk keamanan jaringan, bisa baca di buku saya yang pertama : “Mengamankan Jaringan Komputer Dengan Untangle“.
Related Video
Pengunjung Datang Ke Blog Ini Mencari Info Tentang :
2 Responses to Networking Basic – Belajar Network
Leave a Reply Cancel reply
Topics
- AJAX (2)
- Belajar Hipnotis (7)
- Download (5)
- hipnoterapi (1)
- Internet Marketing (18)
- Javascript (10)
- Lain lain (9)
- Latest News (3)
- linux (2)
- Mac (2)
- Mindset (5)
- networking (1)
- Review (15)
- Script PHP (7)
- security (18)
- Tutorial (22)
- Android (7)
- iPhone-iPad (5)
- MySQL (1)
- untangle (6)
- Windows Server (1)
- Wordpress (1)
- Zimbra (2)
Komentar Terbaru
- Yuan Yudistira on 30 Menit Membuat Aplikasi Android Dengan PhoneGap
- Yuan Yudistira on Buku Membuat Aplikasi iPhone Android & Blackberry Itu Gampang
- Itsna on Buku Membuat Aplikasi iPhone Android & Blackberry Itu Gampang
- herman on 30 Menit Membuat Aplikasi Android Dengan PhoneGap
- Sencha Architect + Sencha CMD = Native App Package Dalam Sekali Langkah | Blog Konsultan Bisnis Internet on Sencha Touch: Mari Belajar Membuat Aplikasi Sencha Touch – 3
- Sencha Architect + Sencha CMD = Native App Package Dalam Sekali Langkah | Blog Konsultan Bisnis Internet on Sencha Touch: Panduan Membuat Style & Theme di Sencha Touch
- Cara Setting VPN Server di Windows Server 2003/2008 Yang Hanya Memiliki Satu NIC « .:.Muhammad Padil.:. on Cara Setting VPN Server di Windows Server 2003/2008 Yang Hanya Memiliki Satu NIC
- Yuan Yudistira on Panduan Membuat Web Duplikasi / MLM dengan PHP
- Rafeu on Pengaruh Google Pagerank Terhadap Urutan Hasil Pencarian
- selamat on Panduan Membuat Web Duplikasi / MLM dengan PHP






kak klo mw belajar networking ,tahap pertama yg hrus saya lakukan apa ya ,tlong ya kak ksih saran nya
tahap pertama dalam belajar network adalah memahami dulu konsep dan prinsip dasarnya.
Misalnya model arsitektur jaringan yg nantinya bisa digunakan sbg dasar melakukan trouble shooting.
IP …
Konsep komunikasi data dll
Juga tak kalah penting tentang jenis jenis kabel yang biasa digunakan dan cara membuatnya, seperti straigt, cross, roll over dst
Semoga membantu