Beda Enkripsi 128 bit Dengan 256 bit
Enkripsi dalam keamanan jaringan komputer
Dari sisi definisi Enkripsi adalah sebuah proses mengamankan informasi dengan menggunakan code atau key sehingga informasi asal berubah menjadi sebuah informasi dalam format acak. Dalam komunikasi jaringan komputer, informasi yang dikirimkan dalam format clear text dengan sangat mudah diendus dan dibaca oleh orang yang tidak berkepentingan. Enkripsi dilakukan dengan harapan agar saat paket data terenduspun, sang pengendus masih harus memecahkan text acak tersebut untuk bisa mengerti arti atau maksudnya.
Untuk symetric encription dimana proses enkripsi dan dekripsi menggunakan key yang sama ada beberapa algoritma yang cukup dikenal dan digunakan secara umum. Sementara pada Asymetric encription proses enkripsi dan dekripsi menggunakan key yang berbeda (ada dikenal public key dan private key).
Dalam proses enkripsi baik itu symetric maupun asymetric, semakin panjang key yang digunakan untuk melakukan enkripsi dan dekripsi, maka semakin sulit bagi pengendus untuk menjebol key tersebut.
Sebagai contoh block chiper encryption yang dikenal ada 3 buah :
- DES (Data Encryption Standard), menggunakan key dengan panjang 56 bits
- AES (Advance Encryption Standard, menggunakan key dengan panjang 128, 192 dan 256
- Triple DES, ini sama dengan DES hanya dilakukan sebanyak tiga kali
Mengapa Semakin Panjang Key Semakin Susah dijebol?
- Apa itu bit? Bit adalah sebuah nilai yang bisa bernilai 0 (nol) atau 1 (satu). Jadi jika kita bilang n adalah nilai yang bisa dipilih, maka nilai n adalah sama dengan dua, yaitu nol dan satu.
- Permutasi dua buah nilai yang mungkin jika kita susun sebanyak r buah bisa dihitung dengan rumus = n pangkat r.
- Jadi misalnya panjang bit key yang digunakan 128, maka nilai permutasi yang mungkin dari angka nol dan satu adalah 2 pangkat 128 atau senilai 3.4 x (10 pangkat 38). Jika panjang key nya = 256, maka peluang kombinasi yang mungkin muncul adalah 2 pangka 256 atau sekitar 1.15 X (10 pangkat 77)
One Response to Beda Enkripsi 128 bit Dengan 256 bit
Leave a Reply Cancel reply
Topics
- AJAX (2)
- Belajar Hipnotis (7)
- Download (3)
- hipnoterapi (1)
- Internet Marketing (18)
- Javascript (9)
- Lain lain (9)
- Latest News (3)
- linux (2)
- Mac (2)
- Mindset (5)
- Review (15)
- Script PHP (7)
- security (17)
- Tutorial (17)
- Android (6)
- iPhone-iPad (4)
- MySQL (1)
- untangle (4)
- Windows Server (1)
- Zimbra (2)
Komentar Terbaru
- Harkediansa on Hipnoterapi – Adi W Gunawan | Review Buku Hipnoterapi
- Yuan Yudistira on Klinik Hipnoterapi : Gratis Terapi di Klinik Hipnoterapi
- Yuan Yudistira on Untangle Solusi Komplit Untuk Keamanan Jaringan Organisasi Anda
- Yuan Yudistira on Cara Setting VPN Server di Windows Server 2003/2008 Yang Hanya Memiliki Satu NIC
- Yuan Yudistira on Buku Membuat Aplikasi iPhone Android & Blackberry Itu Gampang
- Adhiel on Buku Membuat Aplikasi iPhone Android & Blackberry Itu Gampang
- tiyo on Cara Setting VPN Server di Windows Server 2003/2008 Yang Hanya Memiliki Satu NIC
- eko on Untangle Solusi Komplit Untuk Keamanan Jaringan Organisasi Anda
- Harkediansa on Klinik Hipnoterapi : Gratis Terapi di Klinik Hipnoterapi
- Yuan Yudistira on 30 Menit Membuat Aplikasi Android Dengan PhoneGap






[...] Konon per 1 Oktober 2011 ini, facebook menerapkan satu kebijakan khusus agar semua fanpage atau facebook app menggunakan URL dengan protokol HTTPS. Protokol HTTPS ini adalah standar untuk browsing yang aman karena setiap data yang dilewatkan selalu di encrypt. Baca tentang encrypsi lebih lanjut di blog post saya yang ini. [...]